
Taman Way Kambas: Benteng Terakhir Para Raksasa Sumatera
Desember 15, 2025
Taman Ismail Marzuki : Pusat Seni, Budaya, dan Edukasi di Jakarta
Desember 16, 2025Nasi Kasreng: Kuliner Murah Meriah Rasa ‘Sultan’ Khas Kuningan!
Nasi Kasreng merupakan hidangan ikonik dari daerah Kuningan, Jawa Barat, yang menawarkan perpaduan rasa sederhana namun sangat memuaskan.Keunikan kuliner ini ada pada nasi tabur rebon, menghadirkan aroma gurih laut dan tekstur renyah khas. Disajikan kerucut kecil, hidangan ini lengkap dengan lauk self-service, gorengan hangat, tumisan sayur, dan sambal pedas nendang. Nama “Kasreng” berasal dari Ibu Kasri dan suara “sreng” saat menggoreng, menciptakan warisan kuliner penuh cerita.
Popularitas Hidangan ini tak pernah surut, menjadikannya tujuan wajib bagi para penikmat kuliner yang berkunjung ke Kuningan. Konsepnya yang merakyat dan harganya yang terjangkau membuatnya disukai oleh berbagai kalangan, seringkali tersedia 24 jam sehari. Kombinasi nasi beraroma rebon, tauge segar, dan sambal pedas menciptakan sinergi rasa yang benar-benar memanjakan lidah.Mencicipi Nasi Kasreng adalah pengalaman menikmati kehangatan dan tradisi kuliner lokal yang melegenda dari generasi ke generasi.

Asal Usul Nasi Kasreng
Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat Kuningan, sejarah kuliner yang merakyat ini memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan pasar tradisional di Desa Luragung, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sekitar 1980-an, Ibu Kasri mulai menjajakan hidangan sederhana ini sebagai sarapan praktis dan mengenyangkan bagi pedagang dan buruh.
Oleh karena itu, Hidangan ini sering disajikan dalam porsi yang pas di kantong dan mudah dibawa, dibungkus menggunakan kertas minyak berbentuk kerucut. Lambat laun, kenikmatan lauk-pauknya yang selalu digoreng dadakan di tempat mulai menarik perhatian warga Luragung dan sekitarnya secara lebih luas. Kepopuleran Nasi Kasreng meningkat berkat konsep self-service, pembeli mengambil nasi, sambal, dan lauk dari meja panjang.
Kuliner khas ini memiliki akar cerita yang kuat di daerah Kuningan, Jawa Barat. Nama “Kasreng” sendiri merupakan penggabungan dari nama pencetusnya, yaitu Ibu Kasri, dan suara semburan minyak panas saat menggoreng lauk-pauk, yaitu “sreng”. Pada awalnya, makanan ini dijajakan oleh pedagang kaki lima di area pasar, menggunakan meja sederhana yang menyajikan semua pilihan lauk secara terbuka.
Seiring berjalannya waktu, makanan ini terus berkembang menjadi hidangan yang sangat populer, tersedia di berbagai warung makan, termasuk yang buka 24 jam, di seluruh Kabupaten Kuningan. Proses perkembangan ini membuktikan betapa Nasi Kasreng telah menjadi identitas kuliner yang mencerminkan kesederhanaan, kearifan lokal, dan cita rasa daerah setempat.
Keunikan Nasi Kasreng Khas Kuningan
Nasi Kasreng berasal dari daerah Kuningan, memiliki ciri khas tak hanya dalam cita rasa yang gurih pedas, tetapi juga dalam etos penyajiannya yang unik.Hidangan ini disajikan self-service, pembeli bebas memilih lauk sesuai selera untuk pengalaman kuliner personal. Meja panjang yang dipenuhi aneka tumisan, gorengan, dan sambal segar menciptakan suasana all-you-can-eat sederhana yang otentik.
Namun, keunikan tidak berhenti di situ, karena ciri khas makanan adalah penggunaan rebon atau udang kering kecil sebagai taburan wajib di atas nasi, memberikan aroma dan rasa yang membedakannya dari hidangan nasi rames lainnya. Metode penyajian ini, di mana nasi dan lauk diambil sendiri, menghadirkan cara makan yang santai dan merakyat.
Tidak hanya dalam penyajiannya, makanan Kuningan ini juga memiliki bahan dan tekstur yang khas. Dalam proses penjualan, para pedagang memastikan gorengan (seperti bakwan atau tempe) selalu digoreng sesaat sebelum dibeli, sehingga menghasilkan suara ‘sreng’ yang renyah dan bertekstur hangat saat disajikan.
Makanan ini sering dijual 24 jam di warung pinggir jalan, menjadi bagian hidup malam dan dini hari Kuningan. Rasa gurih rebon khas, berpadu sambal pedas dan tauge segar, menciptakan keseimbangan rasa yang nikmat..
Bukan hanya tentang rasa, kuliner ini juga mengajak untuk merasakan tradisi berbagi dan kesederhanaan yang terkandung di dalamnya. Dari konsep self-service yang jujur hingga kelezatan lauk yang selalu hangat.
Rekomendasi Tempat Makan Nasi Kasreng Terbaik di Kuningan





1. Rumah makan Mandiri Luragung
Lokasi paling otentik dan legendaris Nasi Kasreng berada di Luragung, daerah asal hidangan ini. Nasi Kasreng Mandiri menyajikan konsep self-service meriah dengan pilihan nasi rebon dan aneka lauk di meja panjang. Menu meliputi ikan asin, gorengan, tumisan, dengan harga terjangkau mulai Rp3.000 per porsi kecil. Suasana sederhana dan ramah menjadikan tempat ini favorit warga lokal maupun wisatawan yang ingin mencicipi kuliner khas.
2. Warung Nasi Ibu Hj. Omoh
Warung Nasi Kasreng di Luragung ini favorit pecinta pedas berkat sambal kuat dan otentik. Ibu Hj. Omoh menyajikan nasi kasreng rebon gurih dan gorengan fresh, favorit kuliner pedas Kuningan. Seporsi nasi kasreng kecil Rp3.000–Rp4.000 dengan tempe atau tahu, total sekitar Rp10.000.
3. Nasi Kasreng 24 Jam
Warung Nasi Kasreng 24 jam mudah dijumpai di jalur utama Kuningan, cocok untuk makan malam pelancong.Tempat ini menyajikan nasi rebon hangat dengan lauk gorengan dan telur yang selalu fresh dari wajan. Harga paket nasi dua lauk Rp15.000–Rp25.000, sementara harga nasi bungkus tetap terjangkau. Suasana hangat dan aroma khas masakan tradisional membuat siapa pun betah menikmati santapan sederhana khas Kuningan ini.
4. Warung Nasi Kasreng Mama Nita
Warung Mama Nita di pusat Kuningan bersih, nyaman, dan cocok untuk keluarga. Mereka menyajikan makanan yang tetap kaya rasa dengan berbagai lauk rumahan yang higienis dan lebih bervariasi. Harga seporsi nasi lengkap dengan lauk sederhana di sini berkisar Rp20.000–Rp30.000. Pelayanan ramah dan cepat membuat pengalaman bersantap di Warung Mama Nita semakin menyenangkan bagi semua pengunjung.
5. Nasi Kasreng di Area Pasar Ciawigebang
Warung sekitar Pasar Ciawigebang menyajikan Nasi Kasreng dengan suasana tradisional dan ramai khas pasar. Keunggulan utamanya adalah lauk segar baru dimasak, dengan nasi bungkus kerucut sederhana namun otentik. Harga nasi rebon Rp2.500–Rp3.000, lauk tambahan seperti gorengan atau tumisan mulai Rp1.000–Rp5.000 per porsi. Suasana ramai dan aroma khas masakan tradisional membuat pengalaman mencicipi Nasi Kasreng di Pasar Ciawigebang semakin hidup.
Eksplorasi Kuliner Kuningan dengan Hiace Transport
Setelah menikmati Nasi Kasreng dan menjelajah Kuningan, pastikan perjalanan Anda berikutnya tetap lancar dan menyenangkan. Percayakan sewa hiace Kuningan dari Hiace Transport dengan armada lengkap dan driver profesional yang berpengalaman. Pilih Hiace Commuter untuk perjalanan wisata keluarga besar atau rombongan kecil yang efisien dan nyaman. kenyamanan, sementara Hiace Premio ideal untuk perjalanan dinas atau wisata premium yang menginginkan desain interior mewah dan ruang kaki ekstra.
Selain itu, bagi grup yang lebih besar, kami juga menyediakan layanan sewa Elf atau Medium Bus. Hiace Transport menyediakan sewa mobil harian, bulanan, hingga layanan antar jemput bandara terpercaya. Dengan armada terawat dan layanan prima, kami pastikan perjalanan Anda di Kuningan selalu nyaman dan berkesan. Semua layanan kami didukung sopir berpengalaman yang siap mengantar Anda ke berbagai tujuan dengan aman dan tepat waktu.
hiacetransport.com
Call Center : 0811 215 6666
Hotline : 0811 249 3232 (Chat Only)
Instagram : @hiacetransport
Facebook : Hiacetransport
Email : hiacetransport@gmail.com





