
Menikmati Gurihnya Ketempiling, Kudapan Legendaris Asal Kuningan
November 12, 2025
Pantai Tanjung Baru : Pesona Eksotis, Sunset Memukau, dan Tempat Healing Terbaik di Pantura
November 13, 2025Aroma “Jorok”, Rasa “Raja”: Mengungkap Keajaiban Nasi Kentut Khas Medan
Nasi Kentut adalah anomali kuliner khas dari Medan yang namanya sering kali mengundang tawa sekaligus rasa penasaran. Jauh dari citra yang kurang sedap, kuliner ini justru menyajikan keharmonisan rasa yang kaya dan aroma rempah yang khas. Rahasia utama dari hidangan ini terletak pada penggunaan Daun Sembukan (Paederia foetida), yang secara lokal dikenal sebagai “daun kentut.” Meskipun awalnya berbau, daun ini matang bersama nasi dan bumbu tradisional, memberi rasa gurih dan aroma herbal unik.
Keistimewaan Nasi Kentut tidak berhenti pada nasi berbumbu saja; hidangan ini disajikan sebagai platform lezat untuk berbagai lauk pauk pendamping. Satu porsi disajikan dengan lauk tradisional lezat, seperti ikan teri balado, ayam goreng kuning, dan pepes jamur. Nasi herbal smoky dipadu lauk berbumbu tajam menciptakan pengalaman bersantap kompleks, mencerminkan keragaman cita rasa Tanah Deli. Inilah mengapa, terlepas dari namanya yang nyeleneh, Nasi Kentut tetap menjadi warisan kuliner yang dicari dan dibanggakan oleh masyarakat lokal maupun wisatawan.

Asal-Usul Nasi Kentut Khas Medan
Nasi Kentut adalah kuliner khas dari Medan, Sumatera Utara, yang memiliki kisah unik terkait nama dan bahan bakunya. Makanan ini memperoleh namanya yang nyeleneh dari bahan utamanya, yaitu Daun Sembukan (Paederia foetida), yang secara lokal dikenal sebagai “daun kentut.” Daun ini beraroma tajam saat mentah, tapi dipercaya masyarakat tradisional bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan mengatasi masalah perut. Setelah dimasak bersama nasi dan bumbu khas, daun kentut berubah menjadi penambah rasa gurih yang unik dan aromatik.
Oleh karena khasiat inilah, daun tersebut mulai dimasukkan ke dalam masakan, khususnya nasi. Nasi Kentut awalnya hidangan rumahan dengan rempah seperti bawang, kunyit, dan daun sembukan. Proses memasak dan pemanasan yang lama menghilangkan bau mentah yang kurang sedap, menyisakan aroma herbal yang gurih dan khas.
Seiring berjalannya waktu, sajian yang awalnya sederhana ini mulai dijajakan secara luas, seringkali ditemukan di warung-warung makan sederhana atau kaki lima di sekitar kota Medan. Keunikan nama dan kontradiksi antara nama yang “jorok” dengan rasa yang “enak” menjadikan Nasi Kentut cepat populer. Hidangan ini pun berevolusi menjadi sebuah masterpiece yang selalu disajikan lengkap dengan berbagai lauk pauk andalan, seperti ikan teri, ayam goreng, atau sambal belacan.
Popularitas Nasi Kentut menunjukkan kearifan lokal memanfaatkan flora dan keberanian memberi nama yang menarik perhatian. Transformasi ini menjadikan Nasi Kentut ikon kuliner Medan, dicari pecinta makanan untuk merasakan rasa autentik Sumatera Utara.
Keunikan Nasi Kentut Khas Medan
Nasi Kentut, yang merupakan masterpiece kuliner dari Medan, Sumatera Utara, memiliki keunikan yang jauh melampaui namanya yang provokatif. Keistimewaan Nasi Kentut terletak pada nasi yang dimasak bersama Daun Sembukan, dikenal lokal sebagai “daun kentut.” Proses memasak mengubah bau tajam daun mentah menjadi aroma herbal gurih dan smoky, menciptakan cita rasa unik Nasi Kentut.
Keunikan makanan ini tidak hanya terletak pada nasinya saja, tetapi juga pada komposisi hidangannya yang meriah. Sajian ini selalu dihidangkan lengkap dengan berbagai lauk pauk yang kaya rempah. Nasi herbal hangat disajikan dengan ikan teri balado, ayam goreng kuning, tahu tempe, dan sambal terasi pedas. Penyajian “komplit” menghadirkan nasi, sambal pedas, dan lauk pauk gurih-asin manis dalam satu piring.
Disajikan sederhana namun otentik, dengan alas daun pisang menambah aroma alami dan kesan tradisional. Dijual di warung hingga restoran, Nasi Kentut tetap mempertahankan nuansa “makanan kaki lima bintang lima.” Rasanya yang unik dan berani, menggabungkan sentuhan herbal dan rempah yang kuat, mencerminkan identitas kuliner Medan yang kaya dan berkarakter.
Oleh karena itu, menikmati Nasi Kentut adalah pengalaman menyeluruh yang mengajak pengikutnya untuk mengapresiasi kearifan lokal dalam memanfaatkan bahan alam. Mulai dari kontradiksi nama dan rasa, hingga kekayaan rempah lauk pauknya, hidangan ini telah menjadi ikon yang menjembatani tradisi dan kenikmatan kuliner modern.
Rekomendasi di Medan







1. Rumah Makan Pohon Pisang
Rumah Makan Pohon Pisang menjadi salah satu tempat favorit untuk menikmati Nasi Kentut di Medan. Tempat ini menawarkan ruang yang luas dan nyaman, dengan interior bertema pisang yang unik dan sejuk. Menu Nasi Kentut disajikan bersama lauk khas seperti Gurame Spesial dengan saus bawang putih dan bawang merah, menghadirkan rasa gurih yang memikat. Suasananya cocok untuk sarapan atau makan siang santai bagi keluarga maupun pekerja kantoran. Jam Operasional: Pagi hingga sore, menyesuaikan ketersediaan nasi.
2. Ayam Pepes Medan
Ayam Pepes Medan dikenal menyajikan berbagai hidangan pepes, mulai dari ayam, ikan tongkol, cumi, hingga tahu dan tempe. Nasi Kentut di sini juga populer, dengan rasa rempah yang kaya dan autentik. Tempat ini ramai dikunjungi pengunjung lokal maupun wisatawan, karena kualitas rasa yang konsisten. Satu porsi Nasi Kentut dibanderol sekitar Rp25.000.
Jam Operasional: 17.00 – 23.00 WIB, buka setiap hari.
3. Pondok Lesehan Keluarga Sedap Mantap
Terletak di Jalan Kasuari, tempat ini menawarkan suasana pedesaan yang nyaman dan ramah keluarga. Anak-anak bisa bermain di area khusus, sementara orang dewasa menikmati hidangan Nasi Kentut. Piring makanan dilapisi daun pisang dan disajikan dengan konsep ruangan seperti rumah tradisional, menambah kesan autentik. Menu tambahan juga tersedia untuk santap berat.
Jam Operasional: 09.00 – 23.30 WIB.
4. Sate Memeng
Berada di sekitar Center Point Mall Medan, Sate Memeng menjadi tempat favorit untuk makan malam. Tempat ini menyajikan sate ayam dan daging dengan bumbu kacang encer yang lezat. Nasi Kentut menjadi teman makan yang cocok dengan hidangan sate. Harga terjangkau, mulai dari Rp20.000 per porsi, membuat tempat ini ramai pengunjung. Jam Operasional: 17.00 – 01.00 WIB.
5. Merdeka Walk
Merdeka Walk adalah area pasar malam yang populer di pusat kota Medan. Konsepnya futuristik dengan sentuhan klasik, menarik banyak pengunjung setiap hari. Nasi Kentut menjadi menu andalan di sini, lengkap dengan lauk pelengkap seperti sayur singkong, teri asin, dan telur pedas. Tempat ini cocok untuk mencicipi berbagai kuliner sekaligus menikmati suasana malam kota.
Jam Operasional: 24 jam.
Petualangan Rasa Medan yang Menggugah Selera Bersama Hiace Transport
Kota Medan, surga kuliner dengan Nasi Kentut, Soto Medan, dan Bika Ambon, siap dinikmati bersama layanan sewa mobil Hiace Medan. Dari Hiace Transport menyediakan solusi transportasi lengkap untuk memastikan perjalanan kuliner rombongan Anda berjalan mulus dan tak terlupakan. Kami menyediakan layanan sewa mobil harian Medan yang fleksibel dengan pilihan armada yang terawat sempurna. Hiace Commuter ideal untuk rombongan, menawarkan efisiensi dan kabin luas, cocok untuk perjalanan kuliner keluarga atau rekan kerja. Hiace Premio menawarkan pengalaman premium dengan fasilitas lengkap, ideal untuk perjalanan dinas atau wisata yang mengutamakan kenyamanan maksimal. Dengan armada yang bersih, aman, dan nyaman, kami menjamin fokus Anda sepenuhnya tertuju pada cita rasa hidangan otentik Medan.
Komitmen Hiace Transport adalah menyediakan pengalaman perjalanan yang melampaui ekspektasi. Selain Hiace, kami juga menyediakan Elf atau Medium Bus yang siap mengakomodasi rombongan super besar dengan penuh kenyamanan.Semua kendaraan kami dikemudikan driver profesional yang mengenal Medan, menghilangkan kekhawatiran terkait navigasi dan parkir. Kami menyediakan sewa mobil bulanan Medan dan antar jemput bandara, memastikan kedatangan dan kepulangan Anda lancar. Pilih Hiace Transport sebagai pendamping eksplorasi kuliner Medan, dari hidangan kaki lima hingga restoran ternama.
Informasi
- WhatsApp : 0811-2156-666
- Instagram : @hiacetransport
- Facebook : Hiacetransport
- Email : hiacetransport@gmail.com





